Yaa Allah… Jauhkanlah aku dari Api Neraka mu

Mengapa Mayoritas penghuni neraka adalah kaum wanita ?

وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ. قَالُوا: لِمَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: بِكُفْرِهِنَّ. قِيْلَ: يَكْفُرْنَ بِاللهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ وَيَكْفُرْنَ اْلإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلىَ إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

“Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari itu. Aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Ditanyakan kepada beliau, “Mengapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya lagi, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikian seperti yang telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa hadits. Bukan disebabkan karena durhaka pada Allah SWT karena tidak pernah melakukan ibadah, namun disebabkan karena durhaka pada suaminya.

Muhammad bin Ibrahim Al Hamd dan Abdullah bin Al Ju’atsain menuliskan bentuk-bentuk kedurhakaan seorang istri terhadap suaminya dalam buku Min Akhta’ Az Zaujat Aswa Az Zaujat, sebagai berikut:

1. Mengungkit-Ungkit Pemberiannya Terhadap Suami Di Masa Lalu

Banyak fakta dimana rezeki istri lebih lapang dibandingkan rezeki suami. Kelapangan rezeki ini bisa diperolehnya dari jalan karir atau dari latar belakang keluarga yang memang dikaruniai kekayaan berlimpah. Hal ini menyebabkan pihak istri sering kali memberikan sesuatu pada sang suami. Jika pemberian itu didasari niat ikhlas membantu suami demi mendapat ridha Allah SWT semata, maka tentu alangkah baiknya hal tersebut.

Namun lain halnya jika seorang istri sering mengungkit-ungkit pemberian tersebut, tentu secara langsung akan membuat hati suami menjadi tersakiti dan itu merupakan suatu bentuk kedurhakaan terhadap seorang suami. Pernah sebuah rasa sakit hati tersebut semakin menjadi ketika seorang istri berkata“Yah, kamu itu dahulunya gak punya apa-apa. Namun karena bantuan modal dari Papah kini kamu udah bisa sukses. Tapi apa buktinya sekarang? Gaji kamu gak cukup buat nafkahi aku dan anak-anak kita. Kalau aku gak kerja, gimana kebutuhan dapur bisa tercukupi dengan gajimu itu.” atau mencela suami setelah di phk,belum dapat pekerjaan.. Astagfirullah.

Sesungguhnya orang yang suka mengungkit-ungkit pemberiannya kepada orang lain akan Allah timpakan adzab yang sangat pedih. Hal ini telah Rasulullah sabdakan dalam hadistnya.

“Ada tiga golongan yang pada hari kiamat Allah tidak berbicara kepada mereka, tidak melihat mereka dan tidak mensucikan mereka, serta bagi mereka adzab yang pedih” Abu Dzar berkata “Mereka merugi, siapa mereka ya Rasulullah?” Beliau menjawab “Orang yang memanjangkan ujung pakaiannya, orang yang suka mengungkit-ungkit pemberian dan orang yang memberikan barangnya dengan sumpah palsu” (HR Muslim)

2. Kurang Bersyukur Dan Banyak Mengeluh

Dalam kehidupan rumah tangga, ada juga tipe seorang istri yang kurang bersyukur dan justru banyak mengeluh. Ucapan seorang muslim saat diberi rezeki seperti ucapan Alhamdulillah pun jarang diucapkannya, apalagi mengucapkan terima kasih kepada sang suami.

Saat suami memberikan nafkah hasil jerih payahnya, istri tak mensyukurinya dan merasa apa yang diberikan selalu kurang dan kurang. Saat nafkah suami bertambah seperti naik gaji ataupun keuntungan dagang yang lebih besar, istri pun sering membandingkan pendapatan suaminya dengan tetangga atau temannya.

Sikap seorang istri yang tidak berterima kasih inilah yang membuatnya menjadi kufur akan nikmat Allah terhadap dirinya dan keluarganya serta menjerumuskannya dalam siksaan di neraka.

“Diperlihatkan neraka kepadaku. Ketika itu aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita” Seseorang bertanya “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Rasulullah menjawab “mereka kufur kepada suami dan tidak berterima kasih atas kebaikan yang diterimanya. Walaupun sepanjang masa engkau telah berbuat baik kepada mereka, begitu mereka melihat sedikit kesalahan darimu, mereka akan berkata “Aku tidak pernah melihat kebaikan darimu” (HR Bukhari).

3. Menuntut Kesempurnaan Secara Berlebihan

Awalnya seorang istri membayangkan bahwa yang namanya kehidupan rumah tangga akan dipenuhi dengan hal yang indah, penuh cinta dan kehidupan yang serba bahagia. Tak pernah dalam benaknya akan ada problematika, hal yang menyedihkan dan sesuatu yang menyusahkan.

Namun saat ia mulai berumah tangga ternyata kondisinya tidak seperti yang ia bayangkan dahulu dan berpikir telah salah dalam memilih pasangan hidup. Saat masalah datang dan problematika menghampiri, suaminyalah yang menjadi kambing hitam dan merasa bahwa ia telah salah memilih suami.

Pandangan seorang istri dalam memikirkan kehidupan berumah tangga yang hanya berupa keindahan saja dikarenakan lemahnya pendidikan rumah tangga yang telah didapatkannya sebelum menuju sebuah pernikahan. Terlebih lagi sikap memanjakan dari orang tuanya yang membuat kehidupan rumah tangga bak seperti sebuah cerita novel yang indah-indah saja. Sementara kondisi lain dari rumah tangga yang sebenarnya tidak ia ketahui dan tidak siap untuk menerimanya.

4. Mengesampingkan Mertua

Di jaman sekarang sangat sulit sebuah pasangan suami istri untuk memiliki rumah sendiri dan mau tidak mau harus tinggal bersama dengan mertuanya. Kadang ada pula pasangan yang telah memiliki rumah dan suami membawa orangtuanya untuk tinggal di rumah agar bisa merawat orang tuanya tersebut. Kondisi seperti itu akan menjadi sebuah ujian bagi seorang istri untuk bersikap dalam menghadapi orang tua dari suaminya. Ini karena berbuat baik terhadap mertua merupakan salah satu ciri baktinya seorang istri terhadap suaminya.

Seorang istri yang bersikap tidak hormat, tidak memperhatikan perasaan mertuanya dan meninggikan suara di hadapan keduanya menjadi bagian dari durhakanya ia terhadap suaminya.

Ingin jauh dari mertua pun menjadi sebuah kesalahan dan mengharapkan mereka segera meninggal ataupun menyakiti serta mencari kesalahan mereka merupakan durhaka yang sangat besar. Apalagi menjelek-jelekkan mereka berdua dan membuat suami mengusirnya. Astagfirullah

Sikap demikian tak hanya terjadi saat pasangan suami istri tinggal serumah dengan mertua saja. Seorang istri harus menyadari bahwa mertua sama seperti orang tuanya sendiri yang harus dihormati serta diberi kasih sayang juga.

5. Berpenampilan Seadanya Di Hadapan Suami

Istri yang tidak mempercantik dirinya di hadapan suami juga merupakan sikap durhaka jika memang hal itu bisa ia lakukan. Namun ini tidak berlaku jika memang apa yang dimilikinya tidak bisa membuat penampilannya lebih baik. Contoh seperti pasangan suami istri pemulung ataupun yang memang kekurangan dalam segi harta sehingga hanya cukup untuk makan sehari saja. Namun jika memang berkecukupan untuk membuat penampilan seorang istri lebih cantik, maka hal itu menjadi sebuah kewajiban bagi dirinya.

Sungguh disayangkan banyak sekarang ini yang berkemampuan untuk mempercantik diri di hadapan suaminya namun justru tidak ia lakukan. Yang lebih anehnya lagi adalah kosmetik dan baju barunya lebih senang dipakai untuk berjalan-jalan bersama dengan teman-temannya atau juga arisan dengan para tetangganya. Bahkan waktu di rumah habis untuk berdandan demi mendapat pujian dari orang lain seperti memakai parfum semerbak dan bermake up yang berlebihan. Padahal Rasulullah melarang seorang wanita mengenakan parfum saat pergi keluar rumah.

“Wanita mana saja yang memakai parfum kemudian lewat pada suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina” (HR An Nasai)

“Wanita mana saja yang memakai parfum lalu melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina” (HR Ahmad)

Demikianlah Beberapa Perilaku Durhaka Istri Yang Menyakitkan Hati Suami, Semoga keluarga kita selalu dilimpahi keberkahan dan dijauhkan dari segala hal yang bisa mengundang murka dan azabNya.. Amiin.. Amiin

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *